dalam sebuah diskusi, para penanya mencecar mas komandan menwa batalyon mahadungu.
“kenapa keamanan mobil dan motor di kampus anda tak kunjung membaik? bukankah itu tanggung jawab menwa?”
“sebetulnya itu rahasia negara. kami diminta menghapus tugas kami sebagai tukang parkir.”
“kalau ada perusuh dari luar menyerbu kampus, apa yang akan menwa lakukan?”
“sebagai bagian dari tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan, mereka akan kami hadapi, apapun risikonya.”
“kenapa kalau militer dan polisi menyerbu kampus dan menganiaya sivitas akademika, menwa diam saja?”
“itu kewenangan rektor, danrem, pangdam, dan tiga menteri untuk menjawab.”
“bukankah menwa mendapatkan latihan kemiliteran itu supaya bisa menghadapi militer?”
“itu kewenangan rektor, danrem, pangdam, dan tiga menteri untuk menjawab.”
“jadi, apa dong manfaat menwa?”
“itu kewenangan rektor, danrem, pangdam, dan tiga menteri untuk menjawab.”
“anda ini jadi pemimpin kok gitu sih, apa-apa diserahin ke atas, ke pembina…”
“itu kewenangan rektor, danrem, pangdam, dan tiga menteri untuk menjawab.”
mendadak ada kegaduhan di belakang. mahasiswa menangkap seekor intel kodam. dari jaketnya ditemukan remote controller. ketika alat itu direbut dan seorang mahasiswa asal pencet tombol, si danyon tiba-tiba berjoget dangdut, sambil menyanyi “di sini senang, di sana senang, di mana-mana hatiku senang…”


menwa mana itu yg tugasnya suruh jaga parkir? goblok bener itu menwa ya? menwa di tempat kamu arogan nggak?
Comment by luqiluck — Sunday | 29 May 2005 @ | 14:38:54
wah, ternyata banyak yang ndak senang ama menwa ya. ya mbok jangan gitu lah. itu namanya ngenyek pol. ya aq tersinggung sih. tapi ndak apa lah. mungkin bisa jadi koreksi d tempatq. kalo memang menwa arogan. mungkin itu anak2 yang baru aja. mereka begitu karena kerasnya pendidikan mereka. efek balik lah. kalo udah lama ndak juga kok. ok. thanks for all.
Comment by bedul — Monday | 6 June 2005 @ | 10:35:06
kenapa ya otang2 menwa jarang mampir kesini tapi malah suka komen sama posting “keanehan menwa”
Comment by warga negara — Wednesday | 10 August 2005 @ | 20:06:35
tulisan tidak bermutu dan melecehkan orang lain, semoga Tuhan mengampunimu
Comment by erik — Tuesday | 6 September 2005 @ | 08:53:15
Roger that…Sir……..Viva Student Regiment Corps, I was proud to serve with this guys, we are all the volunteer corps who will stand above our motherland and to raise our flag forever………………..over………….out………..God bless u all pal.
Comment by Aris — Thursday | 10 November 2005 @ | 10:18:48
Menwa adalah wadah bagi mahasiswa utk bisa mengerti dan mempelajari ilmu prajurit, bukan malah jadi tukang parkir, tdk ada dlm naskah tertulis manapun, termasuk bila Mapala ditugaskan sbg tukang parkir pada acara kampus, bukan berarti mapala ….. siapapun bisa saja bertugas sbg tukang parkir atau apapun di kampusnya termasuk mahasiswa yg kutu buku yg tdk punya kegiatan apa-apa selain kuliah-kost-kongkow2-kerpe’an.
Comment by Gumaran — Thursday | 20 April 2006 @ | 23:34:10
Berkoarlah sesukamu sampai berbuih mulutmu,karena hanya itulah yang mampu kamu lakukan.Isi omonganmu mencerminkan isi otakmu.Tak perlu kami tanggapi ocehanmu yang tak berguna.Tapi yang perlu kamu ketahui bahwa telah melakukan pengabdian yang tulus ikhlas, salah satu satunya dengan menjadi “Relawan Kemanusiaan Tsunami” di Aceh,bergelut dengan mayat-mayat yang membusuk dan medan yang porak poranda.Namun kami tak menepuk dan membusungkan dada.Itulah salah satu sumbangsih kami kepada bangsa ini.Atas nama Rakyat Aceh umumnya dan Menwa Aceh khususnya, saya ucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Seluruh Anggota Corbs Baret Ungu yang telah sudi datang ke Aceh sebagai Relawan Kemanusiaan.MENWA ADA BUKAN KARENA SKB TIGA MENTERI TAPI KARENA UKIRAN SEJARAH PERJUANGAN BANGSA INDONESIA. BRAVO MENWA
Comment by Menwa MAHADASA Aceh — Tuesday | 2 May 2006 @ | 23:30:25
terimalah salam dari kami KODAM VII WIRABUANA-BATALYON 171 SAMRATULANGI SULUT-MANADO.Salam KOMANDO!!! BRAVO MENWA
JIWA KAMI AKAN SELALU BERSAMA DENGAN MU WAHAI BARET UNGU
Comment by NICKY — Thursday | 1 June 2006 @ | 01:21:42
Hehe..
Keajaiban memang..
Viva Brotherhood of Regiment
Next Mission–> Bencana Gempa Jogja
Comment by Bunderan1 — Saturday | 3 June 2006 @ | 06:12:30
pokoknya menwa takkan hilang dari hati, menwa dibentuk oleh waktu tapi takkan lapuk oleh waktu
Comment by alim — Thursday | 15 June 2006 @ | 18:50:57
cangkir isi kopi akan mengeluarkan kopi dan cangkir isi susu akan mengeluarkan susu. demikian juga orang kalau jiwanya kotor akan mengeluarkan perkataan yang kotor
Comment by alim — Thursday | 15 June 2006 @ | 19:00:04
salam komando buat menwa di seluruh indonesia!!!
Comment by nicky — Thursday | 15 June 2006 @ | 21:26:56
menwa di riau bergaul baik kok dengan mahasiswa malahan tidak ada jurang pemisah
Comment by morales — Wednesday | 26 July 2006 @ | 11:37:05
salam damai dari menwa mahakarta yogyakarta. biarkan apa komentar dari mereka tentang kita.yang terpenting kita tetap korsa???hidup menwa indonesia.
Comment by wahyu — Tuesday | 1 August 2006 @ | 00:12:35
ko’ ada orang yang ngomong gitu ya? apa mereka nda habis pikir, ko’ sampai2 ngomong yang nda-nda gitu sama menwa. kalau memang benar mereka itu seorang akademisi yang punya moral dan tanggungjawab terhadap diri sendiri dan terutama bagi bangsa dan negara saya rasa nda bakalan ngomong gitu…! Menwa lahir bukan karena SKB 3 Mentri tapi lahir karena sejarah dan sejarah telah mencatat dan mengakui eksistensi dan jiwa pengorbanan dan pengabdian yang tulus ikhlas dari semua korps baret ungu. semoga teman-teman yang telah ngomong seperti itu diberikan kelapangan pikiran untuk bisa menelaah semua apa yang diomongkan dan bisa sadar akan apa yang telah diucapkannya. kita sama-sama tahu menwa juga seorang akademisi dan juga teman-teman adalah seorang akademisi juga tak selayaknya saling mencela. bangsa indonesia telah sakit jangan menambah sakit diantara kalangan akademisi dengan menambah perpecahan diantara kita, kuatakan dan eratkan tali persaudaraan kita, kenali lebih dalam tiap pribadi masing-masing dan juga teman-teman serta organisasi yang telah kita emban. jangan saling mencela. “widya castrena darma sidaha” salam bravo dari menwa MAHADIPA. Menwa tetap jaya….
Comment by devandy — Thursday | 10 August 2006 @ | 08:22:45
aduh gimana sihhh kok pada ngejelekin gitu sehhhh udah jangan merasa yang paling sucilahhhh…ya kalo saya berpendapat menwa bukan tukang parkir kan udah ada tukang parkir di kampus kalo menwa yang ambil alih ntar marah dong tukang parkir ama menwa, dan temen yang kasih komentar gitu mungkin karena blom tahu aja ato mang goblok gituuu…
Comment by jojo — Saturday | 26 August 2006 @ | 22:55:21
Menwa Is the Best lah pokonamah, biarkan mereka bicara, yang penting hati kita untuk Indonesia>>>
Comment by Teddy — Tuesday | 29 August 2006 @ | 19:59:11
Resimen Mahasiswa Mahawarman Batalyon XI Universitas Pendidikan Indonesia, adalah kawan semua Civitas Akademika, bahkan anak-anak aktivis banyak yang minta bantuan sama kita!!!menwa tea atuuuuhh, Hebattttt pisan
Comment by Teddy — Tuesday | 29 August 2006 @ | 20:02:53
Salam komando!
FAKTA yang sering saya temui adalah bahwa Menwa dibenci, atau paling tidak, kehadirannya tidak diinginkan.
Walaupun saya (mungkin)bukan “orang dalam” Menwa, tapi sebagai warga negara RI saya tersinggung ketika Menwa disepelekan.Sedikitnya, saya cari tau siapa mereka dan apa motifnya.
Secara mendasar, ada dua golongan yang antipati dan selalu mendiskreditkan Menwa selama hidupnya :
Gologan Pertama adalah :
Orang yang kakek/neneknya, bapak/ibunya, adik/kakanya, keluarga terdekatnya dan bahkan Ia sendiri memiliki/ menmganut IDEOLOGI yang berseberangan dengan PANCASILA yang selama ini kita pertahankan.
Dengan alasan ingin membangkitkan kembali ideologi mereka, maka mereka menganggap Menwa adalah salah satu komponen penghalang mereka.
Golongan ke dua adalah :
Individu atau kelompok kecil atau organisasi yang berada dalam scope yang lebih kecil (tingkatan satuan)yang pernah memiliki sentimen pribadi karena adanya konflik.
Jelas sekali bahwa golongan yang pertama jauh lebih berbahawa dan BERSIFAT LATEN karena diakibatkan oleh Trauma Politik yang pernah terrjadi.
Secara strategis (pertahanan negara dan seselamatan bangsa di masa yang akan datang) golongan ini (pertama) perlu diwaspadai!
Kesimpulannya, kawan-kawan Menwa ngga’ usah heran kalau menwa itu sering “dicemburui”.Tinggal identifikasi saja, masuk golongan mana mereka?
Menurut hemat saya, Mas/mba’ TASKRESEK ini (mungkin) masuk golongan yang pertama.
Hidup Mahasiswa Indonesia!
Comment by Mukhlis|Bima|Putra — Thursday | 26 October 2006 @ | 21:29:09
W.C.D.S.
Saya anggota resimen mahawarman yon 4.kie b
bahwa kita di didik dan dibina dan diterpa oleh pelatihan yang keras…adalah demi negara kita dan kita memberikan jiwa kita buat negara..apabila negara terancam peperangan saya menanya pada semua mahasiswa apakah anda siap dan apakah anda lari sama orang tua anda keluar negri…tidak dgn kami anak resimen kami akan an gkat senjata…..komando
Comment by maman — Monday | 6 November 2006 @ | 08:52:52
Sirik tanda tak mampu, wahai teman-temaqn di menwa walaupun saya bukan menwa tetapi saya tahu betul bahwa organisasi kalian bermanfaat orang yang menghina teman sendiri yang berniat untuk bela negara berarti pengkhianat bangsa patut dibunuh
Comment by komando — Sunday | 19 November 2006 @ | 01:01:32
Jangan katakan apa yang kamu ketahui tapi ketahuilah apa yang kamu katakan. salam komando dari menwa mahawarman yon VIII/Tarumanagara Kompi Universitas Siliwangi. jayalah Korps Baret Ungu di seluruh NKRI
Comment by I T H — Wednesday | 13 December 2006 @ | 03:29:21
Saya anak “Menwa” yang baru saja selesai Diksar tanggal 23 Desember 2006 kemarin di Kampus UNJA Mendalo Jambi selama 9 hari. Saya utusan dari UNBARI (Universitas Batanghari) Jambi.
Kalau yang ngomong kayak gitu ada di hadapan saya, tak jungkir tu orang atau saya suruh sikap tobat baru dia tau, hehe…he… g deh….!!!
Yang jelas orang yang ngomong kayak gitu tuh orang yang gak punya jiwa Nasionalisme terhadap NKRI, biar gimana pun anak menwa tetap kompak n tetap jaya, tunjukin jiwa korsa kita. Siapa kita ? MENWA Siapa kita ? MENWA Siapa kita ? MENWA
Comment by M. Hafiz — Monday | 25 December 2006 @ | 12:07:29
Saya alumni Menwa UMS Solo, salam kenal buat yang nulis artikel keren diatas.kpan kita bisa diskusi??
Comment by Arif Rahmawan, S.Si, — Thursday | 18 January 2007 @ | 22:11:14
yang tau seperti apa itu menwa sebenarnya,yakni orang yang pernah mengikuti pendidikan di Menwa itu sendiri. Salam komando dari Keluarga Besar Resimen Mahasiswa UI.
Comment by Cony Firdiansa — Saturday | 3 March 2007 @ | 00:28:31
kayaknya yang nulis itu bukan orang sekolahan, ataupun mungkin orang frustasi…menurut dia tukang parkir itu jelek..menghina tukang parkir ya…mas/mbak saya tukang parkir yg nyambi kuliah nggak kayak kamu ngibisin duit ortu bt pacaran,jalan2 dsb…MenwaUMS sangat deket dengan para tukang parkir mereka sering bantu kami…smoga Allah menjadikan kamu tukang parkir kelak ketika lulus biar kamu bisa belajar tentang hidup, nggak merendahkan profesi orang….Salut kepada Menwa khususnya UMS solo kapan2 maen bola lagi ya…kok kita drow terus sih…..Merseka…
Comment by Nophe — Thursday | 5 April 2007 @ | 23:37:53
salam kangen buat rekan-rekan Mahadasa,kangen dengan kalian nih..ingat waktu Satgas Tsunami dulu..Aceh dah pulih lagi kan?gmn kabar gedung penadilan negeri banda aceh..kita dulu dari Satgas VIII Mmenwa Sub-B Solo yang bersih2 disitu…moga gak jadi tempat mafia peradilan amieen….salam dari kami MenwaUMS Solo buat semua keluarga besar menwa indonesia. oya kunjungi kami di www.menwaums.co.nr…cu
Comment by Novianto T. Widodo — Thursday | 5 April 2007 @ | 23:44:08
Menwa dibentuk dan dilatih bukan untuk dijadiin tukang parkir…! Tapi smua personil Menwa dilatih dibawah militer supaya dapat menstabiliser keamanan masing2 Universitas. Qta terbentuk dari jiwa korsa. Tidak Smua orang bisa masuk Menwa. Karena Menwa adalah Organisasi yang sangat hebat dan sangat berguna di kalangan Universitas, Masyarakat, Lingkungan Umum, bahkan sampai Bangsa & Negara. Qta smua rela serta ikhlas melakukan tugas dengan sebaik2nya.
Syapa yang berani masuk Menwa???
Hei kamu yang sedang baca, BRANI GAK???
Buat smua YON di seluruh INDONESIA SALAM KOMANDO dari MENWA MAHADIPA SAT 0935.
Comment by setya — Friday | 6 April 2007 @ | 14:55:19
WAH, YA bEGItULAH orANG yaNG ga KEnaL MeNwa lEBih dALaM….
mAKanYA kaLO pINgIN tAU leBIH beNaR teNtaNG meNwa joIn wIT uS KEY…
Comment by TIYAS — Monday | 16 April 2007 @ | 09:19:58
haiii menwa se-Indonesia kita ngumpul yuuuk!!!!!!!
Comment by je — Monday | 28 May 2007 @ | 20:36:42
ngejagain kampus enak juga ya! sama dengan temen setia yang siep teriak bila ada yang lewat depan rumah. sadar dikit woi eh salah tau diri maksudnya, belum apa2 udah angkat bahu, bau keleknya pikirin donk yang lain. yang salah katakan benar dan yang bener katakan aja bener, berarti kita jujur-kan.
Comment by s_mut merah — Monday | 11 June 2007 @ | 04:20:51
salam buat anak diksar mahadipa yudha XXVI
kapan ada reuni?denger2 mo ada reuni ya??????????
klo yudha XXVI ada yg baca hub aq ya
Comment by heny — Sunday | 22 July 2007 @ | 00:23:36
ada ungkapan pepatah, semakin tua padi makin merunduk bentuk.
tiada yang bisa menjawab sebelum merasakannya langsung,
tiada yang dapat berungkap sebelum menyelaminya lebih dalam,
tiada yang dapat memecah RESIMEN MAHASISWA INDONESIA sebelum negara ini luluh lantak!!!
widya castrena dharma siddha
pejuang-pemikir
pemikir pejuang
selanjtnya…..
terserah anda!!!
it’s democration phase but with ther consistancy of rules.
salam dari MAHASURYA buat semua anggota RESIMEN MAHASISWA INDONESIA.
Comment by samudra cendekia — Tuesday | 24 July 2007 @ | 16:53:47
Bangsa kita udah lelah dengan hal-hal begini, kenapa kita kaga sadar juga kita berbeda tetapi tetap satu juga. Walaupun gua bukan menwa gua kaga suka kalo ada yang jelek-jelekin menwa,Kita bangsa besar yang terdiri dari perbedaan buat apa karena perbedaan kita saling menghina.Gua dimapala juga sering dianggap miring orang gondronglah suka maboklah. Tetapi setiap organisasi punya kelebihan dan kekurangan hanya perlu saling melengkapi. sebagai generasi muda sebaiknya kita sebaiknya bersatu,mau naik gunung kek, sering ngaji kek, lari palang rintang kek, yang penting baik buat jasmani dan rohani agar generasi kita kaga melempem kebanyakan narkoba.. JAYALA INDONESIA
Comment by Tungpeng — Thursday | 2 August 2007 @ | 06:46:59
widya castrena dharma sidha.sebagai menwa mari kita ambil pelajaran dari ejekan ini untuk lebih menperbaiki kualitas indonesia.Saya pribadi sebagai menwa sangat berterimakasih kepada orang yang telah mengejek menwa, karena secara tidak langsung beliau telah menyadarkan kita dari raswa puas akan kemampuan kita.saya menghimbau kepada semua rekan-rekan menwa, mari kita jadikan ejekan ini sebagai spirit untuk kita semakin memperkokoh pertahanan kita. perang akan segera dimulai, persiapkan diri dengan kemampuan sebagai menwa sejati. bavo menwa Indonesia.Nyawa kami taruhannya guna menegakkan NKRI. salam dari Batalyon XI, Mahawarman.
Comment by ada aja — Wednesday | 15 August 2007 @ | 14:03:29
salam komando bagi semua saudara sebangsa dan setanah air Indonesia raya. Saya mantan wakil komandan satuan 0923 univ. muria kudus, Mahadipa jaya. terlalu naif saya kira bagi si penulis artikel diatas, dan sangat kami pertanyakan jiwa nasionalisme anda sebagai putra bangsa yang konon berbudi luhur penuh sopan satun dan tatakrama itu. kami menwa bukan sekedar organisasi yang garing dan basi seperti yang anda sampaikan diatas. tapi adalah organisasi yang penuh dengan kebanggaan sebagai warga negara indonesia raya. kami siap mati demi bangsa ini, karena itulah kami bergabung dengan menwa. bukan hanya bisa sembunyi diketiak komputer seperti yang anda lakukan. berdialog secara jantan dan dewasa itulah cara kami. Anda merasa ada keluhan ?????? hubungi kami di seantero Nusantara raya kami ada. silahkan hubungi Skomen kami yang terdekat dengan anda. kami tunggu anda disana. tunjukkan anda putra bangsa yang bertanggung jawab.
Comment by satriyo yudo budi wicaksono — Thursday | 23 August 2007 @ | 08:13:24
Salam kenal utk anggota corps baret ungu seluruh Indonesia . . . Bravo Menwa . . . Menwa pantang menyerah.
Juga utk ank2 Yudha XXVI Mahakarta dan Mahasurya . . . Berkaryalah utk Negeri ini.
Awas ya . . . kalau ada yang berani mendeskreditkan Menwa . . . saya sebagai orang Dayak dan warga negara Indonesia . . . sampai ke ujung dunia akan saya cari utk menghilangkan hidupmu dari muka bumi ini . . . hingga 8 turunanmu . . . kemudian membuat orang tuamu menyesal karena telah melahirkan engkau ke dunia . . . camkan itu baik2. . . ingat dunia ini kecil.
Sekali Menwa tetap Menwa . . .
Dani Panias (Exs.Dansat UPNVYK)
Comment by Dani Panias — Thursday | 23 August 2007 @ | 22:43:38
nggih mboten nopo-nopo panjenengan ngenyek MENWA, tapi atos-atos mawon mangke bali dateng panjenengan kiyambak. pancine lek tiyang dereng nate mlebet menwa nggih ngoten niku, sak karepe dewe. nggih mboten????
nggih Alhamdulillah selawase kulo dados komandan ing satuan mboten sampe mekaten, ugi junior-junior kulo lan para senior nggih mekaten. yen nggunem ingkang mboten-mboten malih dipikir rumiyin nggih supados mboten dados perkoro.
WIDYA CASTRENA DHARMA SIDDHA
Satmenwa 803
BHIRAWA CENDIKIA
tetep ingkang terbaik
M E R D E K A ! ! ! !
Comment by maskhen — Saturday | 25 August 2007 @ | 18:01:09
mas………!!! jadi orang itu mbok ndak usah kaya gitu….. ojo dumeh. diatas langit masih ada langit, kita hidup di bumi Indonesia, sudah selayaknya kita berbakti kepada Indonesia. apapun yang anda katakan tentang Menwa-ku itusemuanya salah. anda tidak pernah mengalami apa yang kami alami bahkan tidak akan pernah………. orang-orang seperti anda ini yang akan menjadi penghianat dan penghancur bangsa. INGAT!!! INDONESIA HANCUR BUKAN KARENA DIHANCURKAN ORANG LAIN, TAPI ORANG INDONESIA SENDIRI YANG MENGHANCURKAN INDONESIA. dan (mungkin) andalah orang yang akan menghancurkan indonesia, tapi tunggu dulu……..langkahi dulu mayat kami.
“MENWA TIDAK AKAN HANCUR OLEH SIAPAPUN, KECUALI KAMI SENDIRI YANG AKAN MENGHANCURKAN MENWA, TAPI ITU TIDAK AKAN TERJADI, JADI BERHENTILAH MENGUSIK KAMI ATAU ANDA AKAN KENA BATUNYA SENDIRI” CAMKAN ITU………….
sekalipun tidak ada yang menghargai kami, setidaknya kami menghargai jerih payah kami sendiri, jerih payang pejuang bangsa kami……… ingat!!! semua hal akan bermuara ditempat yang sama…….. kita tunggu siapa yang terbaik diantara kita……
BRAVO MENWA INDONESIA
HUJAN BADAI, PANAS TERIK, HUJAN GERIMIS TAK AKAN MENYURUTKAN PERJUANGAN KITA……..
TETAP SEMANGAT
Comment by ari — Tuesday | 28 August 2007 @ | 11:12:46
CAYO
Comment by NICK — Thursday | 4 October 2007 @ | 14:29:14
WIDYA CASTRENA DHARMA SIDDHA,
tiada yang lebih menyesatkan dibandingkan dengan propaganda media,
tiada yang lebih memilukan daripada terkikisnya jiwa nasionalisme dan patriotisme yang kebanyakan kalangan utamanya pemuda hanya mampu berkoar (artikel paling atas).
sampaikan kontribusi pemikiran, analis dan harapan saudara2 MENWAq di blog chay forum kami di
satmenwa875uht-sby.blogspot.com
tiada yang lebih membanggakan daripada persatuan dan kesatuan.
NKRI HARGA MATI
Comment by SAMUDRA CENDEKIA — Sunday | 11 November 2007 @ | 09:00:04
WIDYA CASTRENA DHARMA SIDDHA,
tiada yang lebih menyesatkan dibandingkan dengan propaganda media,
tiada yang lebih memilukan daripada terkikisnya jiwa nasionalisme dan patriotisme yang kebanyakan kalangan utamanya pemuda hanya mampu berkoar (artikel paling atas).
sampaikan kontribusi pemikiran, analis dan harapan saudara2 MENWAq di blog chat forum kami di
www.satmenwa875uht-sby.blogspot.com
tiada yang lebih membanggakan daripada persatuan dan kesatuan.
NKRI HARGA MATI
Comment by SAMUDRA CENDEKIA — Sunday | 11 November 2007 @ | 09:02:30
Halo semua untuk menwa seluruh indonesia yang membaca artikel ini…
Memang banyak yang g suka ma kita-kita karena orang yang tersebut tidak mengerti akan artinya DISIPILIN dan KERJA KERAS.
Cobalah ambil hikmahnya, dengan adanya artikel ini kita dapat saling mengenal bukan cuma dengan menwa aj n coba intropeksi diri sendiri apa yang kita lakukan selama ini dikampus udah benar….
Salam untuk semua dari Menwa Akademi Perikanan Sioarjo.
Comment by Irfan Setyoko — Thursday | 15 November 2007 @ | 12:22:37
WIDYA CASTRENA DHARMA SHIDDA,
HIDUP MENWA……
PANTANG MUNDUR……
BAGI YANG MAU TAU MENWA DAFTAR MENWA DULU, BIAR TAU MENWA ITU GMN…. OC JANGAN HANYA KOMENTAR SAJA BUKTIKAN KALO U ITU GAK CUMA BISA MENGKRITK AJA..
Comment by FRN — Thursday | 29 November 2007 @ | 15:30:15
WCDS….
kami(anggota baret ungu) punya prinsip dari sinilah(kampus)awal pengabdian kami.perintah itu adalah amanah,amanah adalah kepercayaan, kepercayaan adalah tanggung jawab, tanggung jawab wajib dilaksanakan,kami tidak pernah beropini sebelum mencoba, tidak pernah ragu-ragu dalam tugas,satu hal yang harus ingat, kami anak bangsa yang dididik dalam crop baret ungu mempunyai satu semangat dalam tugas “BERHASIL TIDAK DIPUJI,GAGAL DICACI MAKI,MATI LENYAP SENDIRI” oleh karena itu selalulah berbuat yang terbaik wahai anggota baret ungu, jangan hiraukan opini tentangmu, hanya satu kata “SELESAIKAN”
MENWA JAYA SLALU….
Comment by danyon 029/bs wira dharma 07 — Tuesday | 8 January 2008 @ | 16:27:16
alah… semua yang ikutan menwa pasti membela diri dengan segala usaha….
menwa itu, mengekang demokrasi mahasiswa, menggantung kreativitas mahasiswa dengan kata-kata “Siap KOMANDAN”… Komandan tai KUCING!!!!!! militer aja bukan!!! sok gagah waktu OSPEK, padahal cuman mau cari gebetan!!!
seragam di NOMOR 1 kan tapi IP. O,5… Buat apa???
seragam lo itu yang bikin lo semua gila hormat!!!
Tali koor lo itu yang bikin orang sok!!!
Brefet lo yang bikin keliatan frustasi gara-gara ga masuk tentara….
ah… menwa udah ga jaman!!!!
ini globalisasi bung!!! ga jaman seragam!!! tapi otak!!! ga jaman pemukulan tapi diskusi…
Comment by aktivis perbanas — Wednesday | 9 January 2008 @ | 20:39:15
spt nya yang nulis cerita yang dungu, bener2 ga tau tentang menwa, tp pengin ngomongin menwa. menwa mana yang jaga parkir? kami mahasiwa boy…!makanya lain kali otaknya jangan di pake buat yang jelek2 dan jorok2….paham!!! UNTUNG KAU BUKAN ORANG..
Comment by gw menwa — Wednesday | 16 January 2008 @ | 15:32:27
junjung tinggi corps baret ungu!!!!!!!
tingkatkan nasionalisme dan patriotisme para pemuda….
INDONESIA menang hannya dengan keringat dan darah, LANJUTKAN PERJUANGAN PAHLAWAN…….
Comment by kasi Ops 807 — Saturday | 2 February 2008 @ | 19:56:04
BUAT SEMUA AKTIVIS TAI ANJING!!!!!
KALO NYALAK JANGAN ASAL !!! BAJINGAN SEMUA KALIAN!!! TAUNYA NGONGGONG AJA KAYAK ANJING LAPAR, MATI AJA KALIAN SEMUA AKTIVIS TUKANG DEMO KALIAN GAK PANTAS HIDUP DI NKRI_KU TERCINTA……..
Comment by kasi Ops 807 — Saturday | 2 February 2008 @ | 20:04:40
SALAM BARET UNGU…BRAVO MENWA,,,TETAP KORAS.!!!
jangan open tuh nyamuk diluar kelambu…
“yang jeut sit peugah aba sagai,,,buet tan meubacuet,,”
bravo menwa…..WIDYA CASTRENA DHARMA SIDDHA..MENWA..!!!
SALAM PERDAMAIAN…..BY MENWA MAHADASA SAT-03/MALIKUSSALEH
Comment by ANDEKA — Tuesday | 5 February 2008 @ | 04:31:17
http://menwa.mahawarman.org/index.php?option=com_rsgallery2&Itemid=65&gid=12&limit=12&limitstart=24
Comment by Anonymous — Thursday | 28 February 2008 @ | 02:35:28
salam komando
widya castrena dharma sidha
selam matahari terbit dari timur dan terbenam dibarat semuanya pasti berakhir, tapi menwa tidak akan pernah berakhir sampai hancurnya massa ini, hidup mulia atau mati sahid, tapi menwa bisa dua2nya(hidup mulia dan mati sahid), sopo nandur mesti ngunduh.
dengan keikhlasan hati kita bangun bangsa ini, dan dengan menwa kita buat jaya bangsa ini dan buatlah bangsa ini disegani dan dihargai oleh bangsa lain.
salam kangen buat temen2 menwa seindonesia, khususnya temen2 suskalaknas 2007. komando
Comment by wadansat uin suka jogja — Wednesday | 9 April 2008 @ | 10:32:09
hanya orang2 yg dungu yg hanya bisa mencaci maki.
negeri ini terlalu indah utk sekedar kita cemari dengan bau mulut kita
Comment by mhs biasa — Wednesday | 7 May 2008 @ | 22:32:15
hai, jangan menghina dong.
saya anggota menwa, tapi gak gitu2 amat deh.
menwa yang sok jago itu hanya segelintir. mungkin yang gak lulus masuk tni.
Comment by simarargolang — Friday | 9 May 2008 @ | 16:23:52
menurut ku menwa biasa ja tuh soalnya tempatku nggak ada menwa he…he..heh, biarin ja lah namanya juga orang berpendapat. dan kalo memang kejadiannya seperti itu mau apa lagi…..? meskipun aku bukan menwa tapi aku salut dengan kalian karena berhasil lolos diklat, aku tau gimana rasanya diklat karena aku anak MAPALA yang diklatnya juga nggak ada enaknya selama 3 minggu.
yang banyak komentar berarti nggak berani ikut diklat.
ayo ada yang berani ikut diklat menwa/mapala nggak?
Comment by yogo — Wednesday | 4 June 2008 @ | 03:47:56
salam buat anak2 menwa seluruh indonesia,,,izin bertanya,kpan ada latihan gabungan.klo ada tlong ksh kbr? dari ari suseno,menwa perguruan tinggi teknokrat,Bandar Lampung
Comment by ari auaeno — Tuesday | 17 June 2008 @ | 12:01:31
Saya kira anda termasuk orang yang “Tong Kosong Berbunyi Nyaring”. Anda tidak tahu apa dan tujuan Menwa yang sesungguhnya. Anda hanya melihat dari luarnya saja. Hidup di luar luar memang keras. Kalo kita tidak ada sikap disiplin dan tidak pernah mengenal kekerasan pasti kita akan kalah di dunia yang kejam ini. Ini yang diajarkan di Menwa. Kekerasan yang terlihat adalah sebagai kompensasi terhadap mereka yang melanggar kedisplinan. Dan pastinya yang nulis di artikel tsb PASTI ANAK PAPI/MAMI yang bisanya minta uang dan setelah lulus jadi pengangguran. Banyak loh anak alumni Menwa yang sukses. Jadi tanya dulu diri anda siap tidak menghadapi era globalisasi. Salam.
Comment by agung — Wednesday | 18 June 2008 @ | 11:37:53
KEPADA TEMAN2 CORPS MENWA SELURUH TANAH AIR TINGKATKAN RASA PATRIOTISME,SAYA TAHU BANYAK YANG GAK SUKA SAMA MENWA.CIPTAKAN RASA NASIONALISME.MERDEKA
Comment by LEONARD.SIAHAAN — Tuesday | 15 July 2008 @ | 11:45:26
menwa lahir bukan karena SKB Bung, menwa lahir karena sejarah dan tak akan luntur karena sejarah.
Ingat kami besar bukan karena SKB, silahkan anda mengatakan kami tukang parkir, namun kami mengabdi untuk bangsa dan negara. pengorbanan kami kepada negara adalah segala-galanya. Menwa Indonesia Jaya. Bravo Menwa
salam buat seluruh anggota menwa indonesia, dari menwa Lampung
Comment by budi prasetyo — Tuesday | 22 July 2008 @ | 13:09:41
LOWONGAN PEKERJAAN DENGAN KESEJAHTERAAN TINGKAT TINGGI
Hanya diperlukan bawa dokumen asli Iman dan Amal.
Yang melakukan interview : Mungkar dan Nakir.
INI NIH BOCORAN PERTANYAAN INTERVIEW (6 Soal)
1. Siapa Tuhanmu ?
2. Apa Agamamu ?
3. Siapa Nabimu?
4. Apa Kitabmu?
5. Dimana Kiblatmu ?
6. Siapa Saudaramu?
CARA MELAMAR:
Tak perlu kemana-mana dan bersusah payah, Anda hanya menunggu
jemputan yang berkaliber untuk menjemput anda. Ia akan menjemput
anda kapan dan dimana saja (mungkin sebentar lagi), namanya
Izrail.
TIPS UNTUK BERHASIL DALAM WAWANCARA TERTUTUP INI:
Hadist Hasan yang diriwayatkan oleh Ahmad Hanbal, yang bermaksud;
Sabda Rasulullah SAW:
“Sesungguhnya! bila jenazah seseorang diletakkan didalam kubur,
sesungguhnya jenazah itu mendengar suara sandal orang-orang yang
mengantarnya ke kuburan pada saat mereka meninggalkan tempat
itu.
Jika mayat itu seorang muslim, maka sholat yang dilakukannya
ketika beliau masih hidup akan diletakkan di kepalanya, puasanya
diletakkan di sebelah kanannya, zakatnya diletakkan di sebelah
kirinya dan amalan kebajikan sedekah, silaturrohim, masalah
kebajikan dan ihsan diletakkan diujung kedua kakinya.
Ia akan didatangi malaikat dari bagian kepala, maka sholat itu
berkata kepada malaikat: dari bagianku tidak ada jalan masuk..
Kemudian malaikat berpindah ke sebelah kanan, maka puasa berkata
kepadanya: dari bagianku tidak ada jalan masuk. Kemudian
malaikat berpindah ke sebelah kiri, maka zakat berkata
kepadanya: dari bagianku tidak ada jalan masuk.. Kemudian dia
didatangi dari arah ujung kakinya dan berkatalah amal kebajikan:
di bahagianku tidak ada jalan masuk.
Maka malaikat berkata kepadanya: Duduklah kamu! Kepadanya
(mayat) diperlihatkan matahari yang sudah mulai terbenam, lalu
malaikat bertanya kepada mayat itu: Apakah pandangan kamu
tentang seorang laki-laki (Muhammad SAW) yang kamu dahulu
sentiasa berbicara tentang dia, dan bagaimana kesaksian kamu
kepadanya? Maka mayat itu berkata: Tinggalkan aku sebentar, aku
hendak sembahyang. Malaikat berkata: sesungguhnya engkau akan
mengerjakan sholat (boleh saja) tetapi jawab dahulu apa yang
kami tanyakan ini. Apakah pandangan kamu tentang seorang
laki-laki (Muhammad SAW) yang dahulu kamu selalu berbicara
tentang dia; dan bagaimana kesaksian kamu kepadanya?
Maka berkata mayat itu: Laki-laki itu Nabi Muhammad SAW dan aku
bersaksi bahwa nabi Muhammad SAW itu ialah utusan Allah SWT yang
membawa kebenaran dari Allah SWT.
Maka malaikat berkata kepada mayat itu; Demikianlah kamu
dihidupkan dan begitu juga kamu dimatikan dan dengan demikian
juga kamu dibangkitkan semula di akhirat, Insya Allah.
Kemudian dibukakan baginya satu pintu disyurga, maka dikatakan
kepadanya itulah tempat kamu dan itulah janji Allah pada kamu
dan kamu akan berada di dalamnya. Maka bertambah gembiralah
mayat itu. Kemudian dilapangkan kuburnya seluas 70 hasta dan
disinari cahaya baginya.
Wah..Nampaknya pertahanan kita perlu kuat nich…dari semua
penjuru (kepala, kanan, kiri dan ujung kaki).
II. Untuk posisi (b)
Tidak diperlukan belajar, gak usah berpikir, hiduplah sesuka
anda…Wallahu- a’lam.
III. Untuk posisi (c)
Hanya diperlukan ibadah ala kadarnya (asal ucapin kalimat
Tauhid), dan hidup sesuka anda…
Wallahu-a’lam…
Comment by Heru — Monday | 15 September 2008 @ | 12:18:50
Untuk Anggota Menwa Se-Indonesia
Sebelas bulan kita kejar dunia
kita umbar napsu angkara
Sebulan penuh kita gelar puasa
kita bakar segala dosa
Sebelas bulan kita sebar dengki dan prasangka
Sebulan penuh kita tebar kasih sayang sesama
Dua belas bulan kita berinteraksi penuh salah dan khilaf
Di hari suci nan fitri ini, kita cuci hati, kita buka pintu maaf
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin
Dari : Heru (Alumni Menwa Mahakarta Yudha XX)
Comment by Heru YP — Thursday | 25 September 2008 @ | 10:30:04
bego baged ech jadi menwa…!!!
n slalu ngandalin orang orang lain..
gak selama@ kita tu slalu bergantung ama orang…
gak bagus tau….!!!!
by iZZi at banDa Aceh
Comment by Anonymous — Wednesday | 8 October 2008 @ | 20:22:57
KALO BERANI JANGAN CUMA NGOMONG DOANK…. KALIAN ITU KAYAK YANG BETUL AJA MENGHINA PASUKAN BARET UNGGU… KALIAN TAKUT Y….MAKANYA KALIAN HINA MENWA TERUS…. HA.HA… MAKANYA PUNYA MENTAL TU JANGAN LEMBEK DONK….
Comment by bangsat_anyar — Monday | 20 October 2008 @ | 16:28:53
menwa slh satu wadah utk membangkitkan semangat mengembangkan patriotisme.utk memajukan NKRI y tercinta ini hrs ada patriotisme pd setiap individu,seperti y tlah di praktekan jendral besar sudirman dan budi utomo,menjadi pertanyaan besar,jika ada manusia indonesia y membenci menwa dan perlu pertanyakan idiologi y sdng tumbuh di otaknya.apakah msh merah putih.
Comment by aldar (kabid humas sat 101 wira bhakti mahadasa nad) — Friday | 24 October 2008 @ | 21:54:49
menwa dah ga penting, tentara aja udah terlalu banyak sampai ga tahu mau disuruh ngapain paling tiap hari kerjanya cuma lari2, kerja bakti bersih2, tentara yang banyak aja perang sama malaysia aja ga brani apalagi menwa yang cuma tentara2an, mendingan mikir gimana besok masa depan buat ngasih makan anak istri,ga usah munafik negara yang kalian bela2 ga bisa mensejahterakan rakyatnya banyak pengangguran, kemiskinan itu yang harus diperjuangkan!!!!!
Comment by Andre — Thursday | 18 December 2008 @ | 15:14:03
emang ga penting tuh
Comment by eks menwa — Tuesday | 6 January 2009 @ | 12:29:10
gw anak menwa jg. gw dari batlyon 209 TEKNOKRAT bandar lampung. gw hampir setahun jd menwa. awalnya c gw semangat ikut kegiatan menwa. tapi lambat laun gw jadi mls. gw punya prinsip, tujuan utama gw disini tu kuliah, gw gx mau gara aktif di exskul, kuliah gw jadi keteteran. kalo gw pengen tau, ujungnya jadi menwa itu pa…..
Comment by no name — Friday | 23 January 2009 @ | 19:01:32
apapun yg anda tuliskan, saya banyak melihat kenyataan bahwa yg pernah aktif menwa dalam bekerja lebih baik, punya daya juang, keteguhan,kreasi dalam menyelesaikan pekerjaannya. daripada mereka yg dulu mengklaim aktivis kampus, ternyata setelah masuk ke dunia kerja mereka hanya omong thok, cenderung cengeng banyak mengkritik tapi ditanya solusi tdk tau. ini pengalamanku lho. sy banyak belajar dari temen2 alumni menwa, bravo menwa jangan pernah surut pengabdianmu. tempalah dirimu dari sekarang karena kelak kamu akan menuai buah yang manis.
Comment by Anto/pernah ingin jadi menwa — Wednesday | 28 January 2009 @ | 08:48:26
Wydia Castrena Dharmasida,anak2ku Menwa biarlah anjing menggonggong kafilah tetap berlalu,ditangan kalianlah yang masih menyayangi danmempertahankan NKRI baik dari rongrongan luar negri atau dalam negeri.Jangan mau terpecah belah dan diadu domba oleh orang2 yang menginginkan negara ini hancur.Sekali NKRI tetap NKRI maju terus Mahawarman Yon XI.
Comment by Myrna Kurniaty (NIP.6810180) — Sunday | 8 February 2009 @ | 20:05:47
Secara satuan, MENWA tuh cukup HEBAT.
Tapi secara individu, para anggotanya gak lebih dari individu-individu yang tidak bertanggungjawab dan gak beretika serta gak bermoral…
dikampusku, da anggota menwa yang jelas-jelas menghamili cewekny..
tapi pa yang dia perbuat?
dia bersembunyi di balik sosok bernama MENWA..
Mana gak ada ssanksi organisasiny…
Mana disiplin yang digembar-gemborkan?
mana “Widy castrena” yang di elu-elukan?
kasian buanget tuh Menwa..
timbang malu-maluin gitu, mending bubarin aja dech…
Sepakat???
Comment by vanya — Tuesday | 24 February 2009 @ | 17:09:57
WIDYA CASTRENA DHARMA SIDDHA
Berikut data menwa mahakarta yogyakarta yang sudah bubar : atma jaya, sttl, amp ykpn, UP 45, Poltek API, akakom, aks tarakanita, intan, ata ykpn, amp ykpn, stie ykpn, stie yo, stie kerjasama, dll, data terupdate akan segera dikirim. Thank
Comment by eks menwa — Thursday | 26 February 2009 @ | 09:28:31
wcds…
saya dari menwa mahawarman yon IV/gab kie B…..
udahlah kawan…kau jngn menghina kami…
kami ga pernah hina kalian……
saya tau kau itu iri pada kami……..
Comment by randy — Saturday | 28 March 2009 @ | 16:19:41
Kalau tidak tau cari tau jangan sok tau.
Viva Resimen mahasiswa
Comment by yuliantoro — Saturday | 11 April 2009 @ | 12:50:25
kini menwa makin di gemari dari kalangan tertentu dalam masyarakat..
menwa menjadi wadah yang langka yang dirindukan oleh masyarakat luas terutama masyarakat terdidik…
smoga ini menjadi renungan buat masyarakat yang merindukan kombinasi antara kasih sayang dengan pengamanan..
ini saya tulis dari warnet di dekat tempat tinggal saya di jakarta…
di seputaran kawasan yang saya huni semua membicarakan menwa.. tapi masyarakat yang belum tahu enggan bertanya.. bahkan cuma menggunjing saja.. apakah sangat tidak ironis hal ini, sementara mereka (masyarakat) merindukan akan tetapi tidak mau tahu, bahkan tidak ada kemauan untuk mencari tahu…
padahal menwa kalau di gali akan menghasilkan potensi luar biasa dalam masyarakat terutama lingkungan keluarga dalam lingkup kecil…
menwa diimpikan oleh anak2 kecil/sekolah sd,… menwa menjadi idola anak smp terutama kaum perempuan.. menwa menjadi gaya dari anak smu yang suka sok jagoan.. menwa menjadi lahan belajar dari anak2 kuliahan/mahasiswa..
menwa ikut berpartisipasi dalam berbagai bidang dalam masyarakat….
bidang politik.. ini saya alami dalam lingkungan pekerjaan saya…pengalaman menwa banyak memberi manfaat yang banyak.. di bidang ekonomi menwa menjadi kekuatan dan pilar2 bisnis dan profesional.. di bidang sosial budaya menwa mengajarkan bagaimana kehidupan bermasyarakat khususnya di kompleks dia tinggal atau kelurahan dia tinggal… lebih sempit lagi dalam keluerga sendiri… menwa menjadi tumpuan dan harapan semua anggota keluarga untuk menjadi seorang yang berhasil.. (kalau saya di ibudang bisnis dan profesional)…
di bidang budaya menwa memeberi contoh akan moral dan nilai2 serta etika kehidupan timur….
sopan santun dan saling menghargai dalam masyarakat….
di bidang keamanan.. menwa paling tidak memberi pengamanan prbadi.. dan pengamanan keluarga serta orang2 terdekatnya….
menwa mempelopori pengamanan swadaya dalam masyarakat …. sebagai contoh dalam pengamanan masyarakat dalam pelaksanaan pesta demokrasi PEMILU 2009…. menwa menggantikan posisi polisi apabila ada oknum yang tidak bertanggung jawab… sayangnya menwa belum ada di bidang PENERBANGAN.. KELAUTAN….TRANSPORTASI PELABUHAN DAN BEA CUKAI.. DI PERPAJAKAN.. DI KPK… DI KEJAKSAAN… DI KEHAKIMAN…
masih banyak lagi potensi menwa dalam kehidupan bermasyarakat….
menwa memberi araha dan bimbingan dalam mencari pendamping hidup (sedikit privasi)….
tapi itulah menwa… RESIMEN MAHASISWA.
Best regards,
JONI RIFHANDOKO
DANMENWA UPN JOGJA PERIODE 2003-2004
Comment by joni rifhandoko — Monday | 20 April 2009 @ | 19:16:13
Salam Widya Chastrena Dharma Sidha
Resimen Mahasiswa telah membuktikan bahwa Stabilitas Nasional telah pulih kembali, beberapa saat yang lampau telah terjadi sebuah perubahan yang sangat dahsyat dari era orde baru masuk pada babak reformasi, tetapi apa yang terjadi saat ini Resimen Mahasiswa serta para alumni telah tampil untuk medarma bhaktikan kerja-kerja mereka, saat ini menwa ibarat kunang-kunang dimalam hari terlihat indah bila gelap gulita, menwa menghiasi jagat raya dikala gelap gulita, Bravo Yon 252 Mahapati/Wirakarma Sulteng
Comment by wayan potons — Wednesday | 29 April 2009 @ | 12:25:35
Yth, Para Dansat dan Danmen Se Indonesia
Salam Widya Chastrena Dharma Sidha, mohon informasi kursu atau diklat yang dilaksanakan di daerah Jawa maupun di luar Jawa, agar kita tingkatkan kembali profesionalisme Resimen Mahasiswa untuk mengabdi pada NKRI, karena Menwa adalah nafas dan jiwa raga kita/2000250771413/Wirakarma Palu-Sulteng
Comment by wayan potons — Wednesday | 29 April 2009 @ | 12:34:03
ahhhh bulsit lw smua dasar gil mil…..
Comment by Anonymous — Sunday | 7 June 2009 @ | 01:54:32
WCDS. Saya Ajly Dansat Menwa Sat 610 Universitas Kapuas Sintang. Kangen ni ama temen2 suskalak di pusdikpasus batu jajar bandung. gmn ni kabar kalian smw tentu baek2 kan. kapan deh kita bisa ketemuan lagi kayak dulu.
Comment by Ajly Chandra Hersi — Thursday | 8 October 2009 @ | 17:46:56