1 | wajib baca dan beli “soldier of fortune” dan “guns & ammo” — majalah di luar itu boleh tapi harus melapor komandan
2 | wajib mengoleksi dvd serial rambo, film chuck norris, dan sejenisnya dan wajib menyelenggarakan diskusi setelah menonton bersama. yang dilarang didiskusikan: “apocalypse now”, “platoon”, “coming home” dan “the a team”
3 | dilarang naksir cewe yang didemenin senior apalagi komandan
4 | boleh merokok asalkan camel dan marlboro, koreknya harus zippo — biar kayak di film perang vietnam itu lho…
5 | dilarang bergaul dan tinggal seindekosan dengan aktivis kecuali ada misi khusus
6 | wajib tonton cnn kalau ada invasi militer amerika — tapi suara tv dikecilkan, kalau perlu di-mute, karena yang penting adalah tayangan gambar hidup tentara dan perlengkapannya
7 | catat dan ingat setiap nama pengamat, penulis, dan blogger, yang kritis terhadap militerisme beserta segala jalinan pertemanan dan keluarganya


wah … bloggerpun mulai di-inteli menwa …yaa
:)
Comment by Pembaca setia — Tuesday | 26 April 2005 @ | 21:46:37
malezzz menwa…
Comment by charly silaban — Thursday | 28 April 2005 @ | 11:47:38
tuh semakin keliatan sok tahunya, orang berkomentar kok di bilang nginteli, kalau nggak ingin diinteli jangan ke ruang publik! masuk kamar gelap aja! oke
Comment by gumaran — Saturday | 7 May 2005 @ | 01:34:41
Kami Menwa Se Indonesia sangat tersinggung dengan apa yang kalian ungkapkan, Hati - hati aja, jgn sampai kalian kena batunya!!!!
Comment by Umbu — Thursday | 19 May 2005 @ | 12:15:33
menwa itu sejenis binatang apa yak? apa mungkin ada hubungan dengan cewek, mens….wa (perei deh malam ini)
Comment by aku — Wednesday | 1 June 2005 @ | 21:53:32
hahahahahaha……lucu bangetn tul juga tuch peraturannya harus disosialisasikan khususnya poin 4
Comment by Sat. Prov Jayakarta — Wednesday | 24 August 2005 @ | 14:55:50
apalagi ini, tulisan yang merendahkan orang lain, menghujat, merendahkan yang lain. masyarakat yang akan menilai mana yang baik mana yang buruk. semoga Tuhan memberi maaf bagimu
Comment by erik — Tuesday | 6 September 2005 @ | 08:56:09
jadilah seorang pejuang pemikir - pemikir pejuang dan bukan jadi seoarang pejuang yang mikir - mikir (mikir ngreses, mikir utang, mikir skripsi, mikir pacar dan mikir - mikir yang tidak ada gunanya OK)
Comment by gut cahyono — Thursday | 20 October 2005 @ | 11:12:05
kayaknya taskresek ini pengen jadi menwa tapi gak lulus-lulus, jadi bikin ‘menwa’ dg peraturan yg dibuat sendiri yg dikira bisa dilaksanakan sendiri sesuai keinginan pribadinya
Comment by Gumaran — Thursday | 20 April 2006 @ | 23:35:48
sok tau loe!!!!!!!!!!!!!
Comment by co — Sunday | 30 April 2006 @ | 11:53:51
peraturannya kan situ yang bikin yah situ aja yang jadi komandannya, yang jalanin karena cocok situ yang pengen jadi menwa tapi gak bisa jadi menwa pas tuh buat situ yang pengen bikin menwa tandingan heeeeeheeeeee
Comment by andri — Monday | 22 May 2006 @ | 16:51:02
taik lah kau yang ngirim and bikin peraturan
Comment by more — Thursday | 7 December 2006 @ | 15:55:01
ngomong aja iri sama menwa,
silakn nikmati aja tuh aturan yg itu bikin, silakan dilaksanakan,
pokok nya tasresek adalah penghianat pancasila dan harus MATI!!!
hidup korps RESIMEN MAHASISWA INDONESIA
hidup KORPS MAHAKARTA
sandi MANGGALA RESI KUSUMA BUMI
Comment by anonim — Monday | 11 December 2006 @ | 13:06:10
KORSA……………..
Bantai semua musuh menwa terutama yang pernah mukulin gw………
Darah yang keluar merupakan pengabdian
Hidup Menwa Jayakarta
Hidup Jayabaya PASKUGAR YON 26
Comment by Uca — Sunday | 4 February 2007 @ | 04:49:46
Hancurkan Demokrasi…Tegakkan Syariat Islam.Ex. Dansat 03/04 Menwa UMS Solo….
Comment by Novianto T. Widodo — Friday | 6 April 2007 @ | 00:19:57
Be patient Boys !! inilah demokrasi, semua orang bebas berbicara. Jika kalian sudah komitmen dengan membuka diri dan menyesuaikan kultur dengan perkembangan, maka bersabarlah. Perlu waktu untuk merekatkan kembali silaturahmi dan kebersamaan dengan saudara kalian sesama mahasiswa. Bersabarlah Allah SWT pasti melindungi usaha baik kita. Ingat jati diri kalian adalah sebagai mahasiswa (pelajar), organisasi sebagai tempat pengembangan diri untuk meraih sukses dimasa yang akan datang (apapun provesi kalian kelak). Pegang teguh PANCADHARMASATYA, SERTA TEKAD DAN PENDIRIAN sebagai sebagai kode etik MENWA. Jika itu semua sudah dilaksanakan, yakinlah keberadaan MENWA akan diterima baik oleh masyarakat kampus dan kalian akan menjadi insan Indonesia yang sukses.
Comment by dalijo psp 21 — Monday | 21 May 2007 @ | 09:56:17
Ha2,,, Memang kadang2 menwa lebih sok dari saya yang tentara beneran… hhe2.. tapi itung2 kan punya cadangan pasukan…
Kapten (Inf) Andra Kawilarang
Yonif Linud 328 DIRGAHAYU
Comment by Kapten Andra Kawilarang — Thursday | 31 May 2007 @ | 13:19:41
Untung saya keterima di AAL dan jadi marinir kayak sekarang,,, kan kalo ditolak … Saya jadi MENWA kayak mereka… ha2…
Bner tuh kata KApten Andra…
Comment by Lettu Satrio Bimantoro — Thursday | 31 May 2007 @ | 13:23:13
Heh,,, Ini kan humor2an.. Lagi dari peraturan itu kan cuma lucu2 an,,, Kalau crita tentang menwa yang diem aja saya gak setuju,, itu namanya penghinaan…
Comment by Kapten Andra Kawilarang — Thursday | 31 May 2007 @ | 13:25:50
kita buktikan saja tentang pengabdian. mau pagkatnya apa ke, klo hatinya busuk ya busuk lah, tidak bermanfaat, paling-paling jadi backing mafia yang menggerogoti bangsa indonesia. dasar …. yang tidak tahu diri. wahai penghujat, bertobatlat, alloh maha bijaksana dan maha adil.anda kan manusia, sebelum ngomong pikir dulu.
Comment by ada aja — Wednesday | 15 August 2007 @ | 14:32:31
ga usah saling menghujat apalagi yang ngaku pangkat perwira yang bsnya cm korupsi dan menghabiskan anggaran negara dibalik seragamnya yg gagah!
Comment by pratika — Wednesday | 5 September 2007 @ | 11:13:42
percuma ngaku menwa!!!! sok tahu sok gagah tapi IP 0.6 hahaha.., MENWA itu sok gagah, GILI SERAGAM!!!!!!! FRUSTASI gara2 masuk MILITER TAPI GAGAL!!!!!
Comment by aktivis.. DEMOKRASI — Wednesday | 10 October 2007 @ | 10:15:15
klo dah pangkat perwira, pasti tahu tata krama dan sopan santun…ini ga yang ngaku perwira malah kayak anak kecil yang bisanya cuma ngomong dan menjelekkan orang lain..saya mau liat tentara yang cuma bisa ngomong tuh..mana..mana nongol lu skarang
Comment by joni — Tuesday | 23 October 2007 @ | 01:49:14
dah ngaku aja, klo lu pade ngiri ma menwa… buktinya cuma bs jelekin2 aja, skarang buktiin lu pade berani ga masuk menwa.. itu aja gw tantang lu pade
Comment by suhendi — Tuesday | 23 October 2007 @ | 01:54:05
to: Kapten (Inf) Andra Kawilarang
tolong koreksi diri sebelum ngomong. tidak semua menwa seperti yg Anda katakan. saya selaku aktivis keberatan jika teman2 menwa di katakan sejelek yg anda katakan.
setidaknya hal2 positif yg mereka kerjakan murni tanpa pamrih..
Kapten Anjing Loe, yg ngaku2nya sbgai Andra Kawilarang!!!
gw doakan melarat sampe kau minta maaf sama menwa. dan berbakti sama menwa….!!
ingat doa gw….
Comment by KetuaBEM — Friday | 21 December 2007 @ | 10:47:40
MENWA= ORANG FRUSTASI GARA2 GA MASUK MILITER
PENGECUT
GILA SERAGAM
GILA HORMAT
SOK TENTARA
Comment by Aktivis perbanas — Wednesday | 26 December 2007 @ | 13:32:35
Aktivis Perbanas lagi nih, yg tendensius banget. Barangkali anda yg mau masuk tentara gak bisa lalu mau masuk menwa, tp juga gak mampu. jadi punya kesimpulan begitu. Menwa bukan tentara, tetapi siap jadi tentara bila memang dibutuhkan, sama seperti warga sipil setiap negara. Bila negara dlm keadaan perang maka rakyatnya semua angkat senjata. Khan aneh ketika kita diserang, para pemimpin teriak sama penyerang ” hoi, nanti dulu tentara kami tdk banyak, kami mau melatih rakyat sipil dulu biar seimbang!” ya terlambatlah. Bila ingin damai harus siap berperang, tapi bila ingin diserang yg damai2 saja. Ketika tidak perang, menwa ya tetap aja sipil. Waktu kuliah kan tempatnya belajar, belajar apa saja termasuk ilmu keprajuritan, wadahnya ya di Menwa. Punya ilmu prajurit bukan berarti harus jadi tentara. kayaknya anda frustasi tdk bisa menguasai ilmu keprajuritan.
Comment by Gumaran — Friday | 4 January 2008 @ | 13:19:01
kapten Kawilarang itu masuk tentara pasti nyogok..sebenernya dia itu goblog..tidak di terima..lebih mending jadi satpam tapi masuknya ga nyogok alias jujur itu baru terhormat..njijiki tenan
Comment by dodo — Sunday | 20 January 2008 @ | 23:42:48
hahahahaha.. yang jadi anggota menwa pasti ngebelain menwa habis-habisan… kalo perlu ampe maen kroyokan..
kalo perlu juga ne, kakek, nenek, mak, bapak, semua diajakin ngebelain menwa!!!!!
hahaha… ngebelain orang yang berseragam tak jelas!! nyadar donk!!! kalian itu MILITER AJA BUKAN!!!!!!… pliiizzzz de…
gaya kalian yang kaya tai kucing, sok petentang petenteng itu yang kalian banggain???
kuliah lo tu benerin,,
saya akan jauh lebih menghargai seorang tamtama TNI yang berpangkat prada, yang berangkat perang membela bangsa….
dari pada mahasiswa yang belom tentu bisa jadi MILITER tapi lagaknya udah kaya perwira tinggi berpangkat kolonel!!!!
MEENWA=ANJING KALIAN!!!!!!
Comment by pejuang demokrasi — Wednesday | 30 January 2008 @ | 11:10:29
Apakah dalam demokrasi memang diajarkan utk merendahkan martabat manusia? menwa isinya manusia, bukan binatang. pejuang demokrasi juga manusia, kan? kok merendahkan martabat sendiri sebagai manusia???
pejuang demokrasi, saya punya usul kepada anda: bgm kalo kita ganti penjaga negara indonesia ini dengan anjing saja tidak usah manusia? anjingnya kita beri seragam. Yang berpikiran utk pertahanan negara di segala bidang, kita ganti dengan anjing semua. Yang merasa manusia tidak usah mikirkan tentang pertahanan negara. Cukup mengembangbiakkan anjing penjaga di seluruh pertahanan negeri Indonesia, Bagaimana?
Comment by Gumaran — Tuesday | 5 February 2008 @ | 13:38:19
http://menwa.mahawarman.org/index.php?option=com_rsgallery2&Itemid=65&gid=12&limit=12&limitstart=24
Comment by Anonymous — Thursday | 28 February 2008 @ | 02:38:55
pejuang demokrasi = anjing buduk
ngaku aktivis tapi kalo demo minta bayaran, mental macam apaan tuh…dasar tai anjing looh!!!
yang ngaku kapten ma lulusan AAL paling-paling masuknya nyogok,dah jadi perwira ngabisin uang rakyat buat bunuh rakyat…moral bobrok!!
mau jadi tentara karena uangnya bukan karena negara, suruh maju perang banyak alasannya
hidup MENWA INDONESIA
Comment by Anonymous — Monday | 24 March 2008 @ | 22:05:43
sungguh bejat bagi yg suka mengadu domba,
laknat dari sang pencipta petir dan gelombang akan datang padamu…
Comment by mhs biasa — Wednesday | 7 May 2008 @ | 22:39:46
Satu hal yg musti diingat dan dibedakan Menwa bkn Tentara (beda jiwanya) walau seragam mereka hampir sama(tuh liat Banser, Pemuda Pancasila,Satgas2, dll).
Dan seorang Mhsw yg mau masuk Menwa bkn karena gagal jadi tentara tapi sebuah pilihan lebih baik (menurut mrk) karena disana ada kombinasi ilmu dan kedisiplinan selain karena minat dan hobby(Tuh liat banyak org yg maen2 air soft gun dan perang2 ngan karena suka). Mestinya anda yg Tentara bangga karena profesi dan keilmuan anda di sukai pemuda bangsa lainnya, daripada dijelekkin, positif thinkinglah!!!
Jika liat kurangnya pasti selalu ada,siapapun dia, siapapun lembaganya (itu oknum). Tp coba juga fair melihat positifnya..
Hargailah mereka sebagai ANAK BANGSA juga yang ingin menggembleng dirinya di jalan pilihannya.
Anda yg aktifis, anda yg Tentara anda yg politikus jangan merasa lebih baik dan punya hak untuk menjelek2kan yg lain donk..Saya tantang anda deh yang sudah menjelek-jelekan..siapa nanti yang akan berhasil memimpin bangsa ini di masa depan saya yakin Menwa patut jadi salah satu kuda hitam karena mereka mempunyai kombinasi disiplin dan keilmuan yg cukup, bermental baja karena biasa digembleng sukarela (tanpa digaji) dan biasa diajari bekerja dan berbicara secara seimbang…
Ayo kita tunggu sama2…
Sahabat Menwa
Comment by uky — Thursday | 29 May 2008 @ | 16:53:51
apapun kata orang mereka gak tau apa yang sebenarnya kita alami , HIDUP MENWA “SETIA SAMPAI MATI ” JAYA KORSA !!!!!!!!!!!
Comment by MENWA SAT 919 PAMUNGKAS — Friday | 6 June 2008 @ | 22:03:35
Itulah yang membedakan antara penduduk dengan Warga Negara, Seorang Warga Negara tau akan tanggung jawab tuk Bele Negara sedangkan Penduduk cuma numpang hidup.
apapun kata orang mereka gak tau apa yang sebenarnya kita alami , HIDUP MENWA “SETIA SAMPAI MATI ” JAYA KORSA !!!!!!!!!!!
Comment by MENWA SAT 919 PAMUNGKAS — Friday | 6 June 2008 @ | 22:07:17
Biarkan anjing menggonggong….yang iri dan benci ama menwa itulah orang orang yang ga mampu berbuat untuk bangsa Maju terus….MENWA saya dukung kamu sampi mati….ALUMNUS MENWA UNS
Comment by Bowo — Tuesday | 17 June 2008 @ | 16:01:33
Yang ngaku kapten Inf Andra Kawilarang….Kamu leting berapa le…Kalau ga tahu tentang Menwa ga usah komentar,jangan jangan bener daftarmu akmil nyogok ya….
Comment by Bowo — Tuesday | 17 June 2008 @ | 16:11:21
Buat para alumnus dan aktivis Menwa, kita harus sabar. Ini bagian dari demokrasi. Tidak baik jika mengumpat balik ke mereka. Mereka juga manusia(kalo mereka mengakuinya, kalo tidak yang silakan saja teruskan). Saya merasa prihatin seorang perwira kok moralnya tidak baik, jangan2 masuknya bener nyogok(maaf). Soalnya jiwa prajurit tentara yang saya kenal tidak sebegitunya. Banyak Perwira karier juga mantan anggota Menwa. Hati2 juga terhadapa mereka. Ha…ha…. Sebagai aktivis seharusnya pikiran anda jangan picik. Dengan mendiskreditkan suatu organisasi berarti anda berhadapan langsung dengan HAM, karena mereka juga manusia. Saya pikir aktivis harus pandai, sabar, dan tahan banting. Hidup Menwa Indonesia.
Comment by agung — Wednesday | 18 June 2008 @ | 11:53:18
wcds. salam semua buat anak-anak menwa se indonesia yang masih eksis teruskan kiprahmu sampai titik darah penghabisan, tidak ada kata-kata menyerah sebelum kita mencobanya. maju terus pantang mundur. hidup menwa indonesia. salam buat keluarga besar menwa stain cirebon batalyon ix sunan gunung jati jawa barat.
Comment by aceng z — Friday | 11 July 2008 @ | 20:17:06
saja sangat senang masuk menwa..apalagi dalam Resimen Mahasiswa (MENWA) kita dituntut harus hidup disiplin, dan penuh tanggung jawab, yang sangat saya banggakan MENWA punya rasa korsa…Hidup MENWA..MENWA STAIN MAlikussaleh lhoskeumawe, Aceh Utara….
Comment by Busairi — Thursday | 17 July 2008 @ | 21:01:18
saudara2 ku setanah air,yang kita butuhkan skrg ini adalah dukungan segenap pemuda bangsa utk memperbaiki kepribadian bangsa ini yang telah jauh dari nilai2 luhur bukannya saling mengejek satu sama lain, apakah saudara tidak mendengarkan jeritan ibu pertiwi menangis? marilah kita bersatu saudara2ku!!!!!! Danprovoost 820
Comment by Indra — Monday | 21 July 2008 @ | 23:38:40
ARTIKEL MENWA
pejuang demokrasi
wah..wah..wah.. menwa semakin terlihat arogannya.. sadarlah kalian wahai mahasiswa yg di perbudak oleh seragam yg ga penting…
kalian menwa, frustasi y g ktrima jd anggota TNI.. ap yg kalian banggakan? saya akan jauh lebih bangga meliht seorang tamtama TNI berpangkat prada yg pergi brperang mmbela NKRI trcinta.. dari pada seperti kalin menwa melakukan sweeping2 ga jelas yg meresahkan warga… itu yang kalian banggakn dari menwa??
menwa itu mengekang kreatifitas mhasiswa dengan pendidikan militer…
kalian terlalu bangga dengan kebodohan kalian.. oh ya ada pertanyaaan buat otak kalian yg ga ada isinya itu…
KENAPA KALIAN WAKTU DEMONSTRASI REFORMASI TAHUN 1988 GA BERANI DEMO PAKE SERAGAM?????
keliatan bgd pengecutnya… banci lo menwa!
Comment by pejuang demokrasi — Friday | 22 August 2008 @ | 22:37:46
Indahnya malam pertama kita
Satu hal sebagai bahan renungan Kita…
Tuk merenungkan indahnya malam pertama
Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawi semata
Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam Dan Hawa
Justru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Maut
Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara
Hari itu…mempelai sangat dimanjakan
Mandipun…harus dimandikan
Seluruh badan Kita terbuka….
Tak Ada sehelai benangpun menutupinya. .
Tak Ada sedikitpun rasa malu….
Seluruh badan digosok Dan dibersihkan
Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan
Bahkan lubang - lubang itupun ditutupi kapas putih….
Itulah sosok Kita….
Itulah jasad Kita waktu itu
Setelah dimandikan.. .,
Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih
Kain itu …jarang orang memakainya..
Karena bermerk sangat terkenal bernama Kafan
Wewangian ditaburkan ke baju Kita…
Bagian kepala..,badan. .., Dan kaki diikatkan
Tataplah…. tataplah. ..itulah wajah Kita
Keranda pelaminan… langsung disiapkan
Pengantin bersanding sendirian…
Mempelai di arak keliling kampung bertandukan tetangga
Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul
Kita diiringi langkah gontai seluruh keluarga
Serta rasa haru para handai taulan
Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah Dzikir
“Akad nikahnya bacaan talkin…
Berwalikan liang lahat..”
Saksi - saksinya “nisan-nisan. .yang tlah tiba duluan”
Siraman air mawar..pengantar akhir kerinduan
Dan akhirnya…. . Tiba masa pengantin..
Menunggu Dan ditinggal sendirian…
“Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan”
Malam pertama bersama KEKASIH..
Ditemani rayap - rayap Dan cacing tanah
Di kamar bertilamkan tanah..
Dan ketika 7 langkah tlah pergi….
Kitapun kan ditanyai oleh sang Malaikat…
Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur…
Ataukah Kita kan memperoleh Siksa Kubur…..
Kita tak tahu…Dan tak seorangpun yang tahu….
Tapi anehnya Kita tak pernah galau ketakutan… .
Padahal nikmat atau siksa yang kan kita terima
Kita sungkan sekali meneteskan air mata…
Seolah barang berharga yang sangat mahal…
Dan Dia Kekasih itu.. Menetapkanmu ke syurga..
Atau melemparkan dirimu ke neraka..
Tentunya Kita berharap menjadi ahli syurga…
Tapi….tapi ….sudah pantaskah sikap kita selama ini…
Untuk disebut sebagai ahli syurga
Baca jika anda ada masa /waktu untuk ALLAH.
Bacalah hingga habis.
Saya hampir membuang email ini namun saya telah diberi anugerah
untuk membaca terus hingga ke akhir.
ALLAH, bila saya membaca e-mail ini, saya pikir saya tidak ada
waktu untuk ini….
Lebih lebih lagi diwaktu kerja. Kemudian saya tersadar bahwa
pemikiran semacam inilah yang …..
Sebenarnya, menimbulkan pelbagai masalah di dunia ini.
Kita coba menyimpan ALLAH didalam MASJID pada hari Jum’at……
Mungkin malam JUM’AT?
Dan sewaktu solat MAGRIB SAJA?
Kita suka ALLAH pada masa kita sakit….
Dan sudah pasti waktu ada kematian…
Walau bagaimanapun kita tidak ada waktu atau ruang untuk ALLAH
waktu bekerja atau bermain?
Karena…
Kita merasakan diwaktu itu kita mampu dan sewajarnya mengurus
sendiri tanpa bergantung padaNYA.
Semoga ALLAH mengampuni aku karena menyangka……
Bahwa nun di sana masih ada tempat dan waktu dimana ALLAH bukan
lah yang paling utama dalam hidup ku (nauzubillah)
Kita sepatutnya senantiasa mengenang akan segala yang telah DIA
berikan kepada kita.
DIA telah memberikan segala-galanya kepada kita sebelum kita
meminta.
ALLAH
Dia adalah sumber kewujudanku dan Penyelamatku
IA lah yang mengerakkan ku setiap detik dan hari.
TanpaNYA aku adalah AMPAS yang tak berguna.
Susah vs. Senang
Kenapa susah sekali menyampaikan kebenaran?
Kenapa mengantuk dalam MASJID tetapi ketika selesai ceramah
kita segar kembali?
Kenapa mudah sekali membuang e-mail agama tetapi kita bangga mem
“forward” kan email yang tak senonoh?
Hadiah yang paling istimewa yang pernah kita terima.
Solat adalah yang terbaik….. Tidak perlu bayaran , tetapi
ganjaran lumayan.
Notes: Tidak kah lucu betapa mudahnya bagi manusia TIDAK Beriman
PADA ALLAH
setelah itu heran kenapakah dunia ini menjadi neraka bagi
mereka..
Tidakkah lucu bila seseorang berkata “AKU BERIMAN PADA ALLAH”
TETAPI SENTIASA MENGIKUT SYAITAN. (who, by the way, also
“believes” in ALLAH ).
Tidakkah lucu bagaimana anda mampu mengirim ribuan email lawak
yang akhirnya tersebar bagai api yang tidak terkendali., tetapi
bila anda mengirim email mengenai ISLAM, sering orang berpikir
10 kali untuk berkongsi?
Tidakkah mengherankan bagaimana bila anda mulai mengirim pesan
ini anda tidak akan mengirim kepada semua rekan anda karena
memikirkan apa tanggapan mereka terhadap anda atau anda tak
pasti apakah mereka suka atau tidak?.
Tidakkah mengherankan bagaimana anda merasa risau akan
tanggapan orang kepada saya lebih dari tanggapan ALLAH terhadap
anda.
Aku berDOA , untuk semua yang mengirim pesan ini kepada semua
rekan mereka di rahmati ALLAH
Comment by Heru — Monday | 15 September 2008 @ | 12:25:05
Untuk Anggota Menwa Se-Indonesia
Sebelas bulan kita kejar dunia
kita umbar napsu angkara
Sebulan penuh kita gelar puasa
kita bakar segala dosa
Sebelas bulan kita sebar dengki dan prasangka
Sebulan penuh kita tebar kasih sayang sesama
Dua belas bulan kita berinteraksi penuh salah dan khilaf
Di hari suci nan fitri ini, kita cuci hati, kita buka pintu maaf
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin
Dari : Heru (Alumni Menwa Mahakarta Yudha XX)
Comment by Heru YP — Thursday | 25 September 2008 @ | 10:32:26
hanya orang yang kurang sadar diri akan lingkungan sekitarnya yang selalu menilai negatif berdasar sesuatu yang diketahui dari luar. akan lebih baik kalian bisa dan mau kerja sama. lihat tuh Indonesia pulau terluar, di semua sisi sudah merapat kekuatan asing yang setiap saat dapat mengintervensi. kalianyang Masih aktif, segenap alumni dan Civitas seharusnya bisa saling support dan jaga Bumi Pertiwi ini dari hal-hal yang kita tidak dapat duga setiap saat dari luar sana.
Comment by muzzam — Wednesday | 29 October 2008 @ | 20:55:32
Orang yang bukan MEnwa :
adalah anak mami dan suka suka lari dari tanggung jawab/pengecut/pintar bicara/menghabiskan harta orang tua/korupsi/pintar berdusta/tidak bertanggung jawab/jenis kelamin tidak jelas/suka judi/suka main perex/suka ngloco/suka mabok/suka baca porno/suka nonton porno/suka onani/suka ngewek/ suka kleptomania/suka mengahasut/suka berdalih/dan yang terakhir adalahn nyalinya lebih kecil dari melekul yang paling terkecil.bunuh !!!! penjahat bangsa dan pendurhaka bangsa, anak manja.
Comment by PRATU — Sunday | 2 November 2008 @ | 23:22:13
MUNAFIK LO!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!SO SUCI!!!!!!!!!!
Comment by andre — Tuesday | 11 November 2008 @ | 11:56:39
waduh…orang yang kaya gini yang gak pernah punya mental.benci sama organ tertentu tapi cuma berani main belakang. lo semua sama halnya anak2 kamtri yang benci dengan hmi.banci lo semua.maju terus menwa indonesia.
Comment by arel — Sunday | 14 December 2008 @ | 11:21:35
menwa dah ga penting, tentara aja udah terlalu banyak sampai ga tahu mau disuruh ngapain paling tiap hari kerjanya cuma lari2, kerja bakti bersih2, tentara yang banyak aja perang sama malaysia aja ga brani apalagi menwa yang cuma tentara2an, mendingan mikir gimana besok masa depan buat ngasih makan anak istri,ga usah munafik negara yang kalian bela2 ga bisa mensejahterakan rakyatnya banyak pengangguran, kemiskinan itu yang harus diperjuangkan!!!!!
Comment by Andre — Thursday | 18 December 2008 @ | 15:13:34
orang iri tanda tak mampu !
Comment by UDIN — Sunday | 21 December 2008 @ | 20:07:22
Emang kamu sekarang udah jadi apa din,jadi komandan dengan brevet didada gagahe,brevet suskalak,suskapin dllll,apa yang bisa dibanggain!!!!!!!!!!!!!petentang-petenteng seragamnya kayak hansip he he he
Comment by eks menwa — Monday | 22 December 2008 @ | 09:46:08
Kapten Andra Kawilarang… Apakah benar anda dari Linud 328? Saya tdk percaya anda dinas disitu? Setahu saya satuan itu adalah satuan hebat, tapi masak ada perwiranyanya yang picik sepert kamu? sebaiknya jgn ngaku2 kalo hanya untuk sok2an. termasuk kamu lettu mar satrio,sebaiknya kamu lebih bijak utk menjaga korpmu.
Comment by Adi Wijaya — Wednesday | 28 January 2009 @ | 16:56:10
kapanpun dan bagaimanapun hinaan orang terhadap baret ungu,kami menwa unri sat 041/ib akan tetap berkobar walau bnyk yang menghadang karena ini sudah dibuktikan oleh waktu yang panjang
Comment by Anonymous — Monday | 9 February 2009 @ | 12:45:49
WIDYA CASTRENA DHARMA SIDDHA
Berikut data menwa mahakarta yogyakarta yang sudah bubar : atma jaya, sttl, amp ykpn, UP 45, Poltek API, akakom, aks tarakanita, intan, ata ykpn, amp ykpn, stie ykpn, stie yo, stie kerjasama, dll, data terupdate akan segera dikirim. Thank
Comment by eks menwa — Thursday | 26 February 2009 @ | 09:29:11
mas heru tuh menwa mana yah..??
saya bukan menwa tapi saya salut sama temen-temen menwa..
karena menurut saya mereka hebat..
Comment by jani — Sunday | 24 May 2009 @ | 13:48:32
Hai jani kalau mau tahu tentang mas heru contact/sms aja di 081229408938 thank.
Comment by heru — Monday | 25 May 2009 @ | 09:55:34
ok deh sya sms.. tapi kayaknya mas heru tu dah punya istri ya ..
he he he
Comment by jani — Saturday | 30 May 2009 @ | 18:26:50
mas heru koq no.hp nya g aktif ya..????
apa sengaja ngasih nomer yang dah g aktif…???
Comment by jani — Tuesday | 2 June 2009 @ | 13:55:40
Aktif kok jan mungkin lagi ga ada sinyal jadi harus beli sinyal dulu he he he he
Comment by Heru — Monday | 8 June 2009 @ | 11:05:08
ya elah..
sy udah hubungi.. tp tTep nda nyambung tuh..
Comment by jani — Monday | 15 June 2009 @ | 22:21:24