hari sudah malam. sopir bus pariwisata ngebut pecicilan supaya tiba di kampus akademi sekretaris tak terlalu larut. seorang mahasiswi kebelet pipis. karena tak tahan dia buka jendela, toh di luar gelap, dan zingggggg…. currrrr… dia pipis. kebetulan bus sedang merambat pelan karena jalan berlubang. rupanya ceceran pipis itu mengenai wajah seorang polantas yang berdiri di tempat gelap.

ketika bus sudah menempuh 1 kilometer, pak polisi berhasil menyusul dengan motor tuanya, lalu menghentikan bus. sopir dihardik, “siapa yang tadi meludahi saya? kalo nggak ada yang ngaku kalian semua saya tahan.” diteror berulangkali, anggota rombongan jiper juga. maka si nona pipis berdiri, maju ke depan, dengan gemetar mengaku, “maaf pak, anu… gimana ya, maaf, itu tadi saya…”

“nggak. jangan sok pahlawan, mbak. saya ingat yang meludahi saya tadi brewok kok!”