Alkisah, ada dua orang bernama Gugun & Fuhun  yg sedang survey ke
pedalaman kalimantan untuk mencari sumber minyak baru. Ketika mereka
sedang tidur lelap ,  Gugun di culik oleh suku pedalaman kalimantan.
Ketika sadar,Gugun sedang diikat pada sebuah tiang yg terletak di
tengah-tengah kampung suku pedalaman, dikelilingi oleh orang orang primitif
yg menari nari mengitari tiang.
Salah seorang dari mereka yg sepertinya kepala suku , mendekati Gugun,
kemudian dia mengangkat kedua tangannya.. seketika, suasana langsung
senyap..

Kepala suku mengajukan pertanyaan kepada Gugun : PONGKA atau Mati..
Gugun, kebingungan..yg jelas dia ga mau mati.. Akhirnya, walaupun ga
tau artinya, dia menjawab: PONGKA!!!
Seketika itu juga..suasana riuh diiringi teriakan kegembiraan orang
orang suku tsb..ternyata..ooo..ternyata….PONGKA itu artinya di
sodomi sama  orang sekampung…

Setelah selesai “upacara” PONGKA, Gugun dibebaskan, dan dia memutuskan
mencari jalan pulang, dan berjanji ga bakal balik lagi ke hutan itu..
Di tengah perjalanan pulang dia bertemu Fuhun.. Dia menceritakan
pengalamannya dan menyarankan pulang aja.. Tapi berhubung udah dibayar mahal sama perusahaan minyak yg menyewa mereka.. Fuhun tetep ngelanjutin
surveinya..

Gugun nyerah dan cuma bisa menasehati, Klo ketangkep-trus disuruh
pilih Pongka atau matu, mati,  mendingan pilih mati aja deh…bgitulah
Gugun akhirnya berpisah dg Fuhun, dan  berhasil mencapai kota
terdekat..

Fuhun melanjutkan perjalanannya, dan dia pun tertangkap suku
pedalaman..Dia  mengalami persis yg dialami Gugun, Ketika Fuhun
ditanya kepala suku: Pilih POngka  ato mati..merinding membayangkan
Pongka-nya versi Gugun dengan mantap Fuhun menjawab: MATI!!!!
 
Teriakan gembira pun berkumandang diiringi nyanyian.. Fuhun menjadi
bingung…ternyata…….pilihan mati itu adalah: Di Pongka sampai
mati…