kompromi pranikah: si cowok mau aja, asal setelah nikah tetap punya kebebasan kayak bujangan. si cewek oke, “asal mas mau tanggung jawab aja.”

yang terjadi pascanikah:
pasal kompromi masih berlaku, tapi tak dapat dieksekusi. kata si cewek, “ya mas boleh bebas asal penuhi dulu tanggung jawab. lagian mas kudu realistis dong, masa pingin kayak lajang… yang bener aja”

gugatan basi si cowok: “kok dulu kamu bilang blablabla…”

tangkisan super-hiper-ultrabasi si cewek: “abis kalo nggak gitu mas nggak mau nikah sih…”

mereka punya anak, dinamai basiyo {cowok} dan basia {cewek}.