dalam beberapa hal yogya sudah lebih terbuka, mau mengurangi kejawaannya. nama sunda dengan pola berulang pun dicomot. sebuah langkah maju setelah dulu koesnadi hardja soemantri, wong sunda yang tak malu jajan kerupuk itu, jadi rektor. mau bukti?
MM-UGM!
“1825-1830 berlangsung apa, anak-anak?”
“adzan maghrib, pak..”
Pagi-pagi, seorang perempuan bertanya kepada suaminya, “Mas mau sarapan? Aku buatkan nasi goreng dan telur ceplok ya. Dan secangkir kopi.” Si suami menolak. “Gara-gara Viagra nih, aku jadi kehilangan nafsu makan.”
Siang harinya kembali si istri bertanya kepada suaminya apa yang ia inginkan untuk makan siang. “Sayur asem dengan pepes ikan mas, atau masakan padang aja?” Sekali lagi si suami menggeleng. “Trims sayang, tapi Gara-gara Viagra ini aku jadi nggak ingin makan.”
Malam pun tiba dan si istri bertanya kepada suaminya enaknya masakan apa untuk makan malam. “Kita jalan-jalan yuk, makan di restoran.” Si suami menolak. “Atau kita pesan pizza atau fried chicken aja?” Si suami menggeleng. “Bikin ceplok telur mau? Cuman sebentar kok.,” kata istrinya yang tetap saja disambut dengan gelengan kepala suaminya.
“Trims deh, Viagra ini membuatku kehilangan nafsu makan.”
“Kalau begitu,” kata si istri, “kamu turun dulu dong dari atas tubuhku. Aku lapar tau !”
gembul: tau nggak, kenapa babi bau?
garing: nggak pernah mandi
gembul: salah
garing: kenapa dong?
gembul: karena keteknya empat
garing: mbul, kamu masih ingat pelajaran fisika kan?
gembul: jelas to, ring. emang ada apa?
garing: gini, mbul. ada batu seberat lima kilogram dijatuhin ke air sedalam tiga meter… terus…
gembul: terus, pertanyaannya apa?
garing: pertanyaannya, siapa yang njatuhin batu?
gembul: wooo… garing loe!!!
garing: emang, guwe garing… huekekekek…
kemo (si anak desa) diajak kimpling (sodara yang di kota) melihat pertunjukan ikan di ancol. saat ada rombongan ikan cucut muncul, si kimpling teriak:
gile mek, cucutnya gede-gede..!
diam-diam si kemo menyimak, dan berpikir: “oh begitu ya kalo anak kota berkomentar. aku mau pamer ke temen-temen ah..”
besoknya, ia mengajak teman-teman yang juga dari desa. pas ikan cucut nongol, entah grogi atau lupa, kemo langsung berteriak:
gile cut, me**knya gede-gede..!!

