seorang suami punya teman wanita lajang baru. mereka berbagi kunci paviliun. masing-masing pegang satu. di rumah, istrinya negur:
“hayo, kamu pacaran kan? itu pasti kunci cewekmu sialan itu. awas kalo besok kamu masih bawa kunci itu.”
dia lelaki yang baik, menuruti perintah istrinya. yang penting tak membawa kunci ke rumah. beberapa bulan kemudian si cewek pindah ke apartemen. lelaki itu membawa access card buat masuk ke lift apartemen.
“oh, jadi gitu ya? ini pasti kartu pas buat masuk ke apartemen. awas kalo kamu bawa lagi.”
tiga bulan kemudian cewek itu pindah ke apartemen lain yang lebih bagus. kartu aksesnya cuma pakai sidik jari. tiga bulan aman-aman saja. malam pertama bulan keempat istrinya bilang:
“aku kasihan melihatmu. aku perhatiin belakangan ini kamu kok kayak anak kecil, kalo tidur ngemut jari. jangan lakukan lagi ya.”
sepekan kemudian lelaki itu dibawa ke unit gawat darurat. jarinya putus terkerat pisau babi. istrinya pulang ke rumah orangtua.

